Kam. Sep 23rd, 2021

Cerita Hidup Dunia – Dalam menjalankan sebuah peluang usaha, sebenarnya Anda dapat mengukur apakah usaha yang akan Anda jalankan akan sukses atau tidak. Anda hanya perlu menyusun sebuah strategi untuk melakukan suatu prediksi tertentu. Ada beberapa langkah menjalankan usaha yang dapat Anda terapkan. Apa saja?

Mau Berjualan di Marketplace? Kamu Harus Tahu Ini! - SIRCLO

1. Peka Terhadap Minat dan Keinginan Target Pasar

Kenali, Kebiasaan Remeh ini Bisa Jadi Pertanda Anda Shopaholic - Bisnis Liputan6.com

Hal penting pertama yang perlu Anda ketahui sejak awal adalah minat dan keinginan pasar. Anda dituntut untuk peka terhadap apa yang sedang happening atau viral saat ini dan apa yang selalu disukai masyarakat. Ada dua hal yang dapat Anda pilih saat memutuskan sektor bisnis yang ingin dijalankan. Yang pertama adalah apa yang sedang happening alias viral. Dan yang kedua, Anda memilih produk atau jasa yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Jika Anda memilih produk atau jasa yang selalu dibutuhkan, Anda harus pintar untuk selalu tampil stand-out dibandingkan kompetitor.

2. Memilih Bisnis yang Jarang tetapi Dibutuhkan Target Pasar

Usaha yang Jarang Tapi Dibutuhkan, ini Rekomendasinya

Selain memilih jenis usaha yang sedang viral, strategi untuk memilih lini bisnis yang menjanjikan juga dapat Anda tentukan berdasarkan jenis bisnis yang belum ada. Tetapi, jenis bisnis yang masih jarang atau belum ada tersebut harus jenis bisnis yang tetap dibutuhkan oleh masyarakat. Anda dapat memilih beberapa bisnis yang anti-mainstream dengan target pasar yang spesifik.

3. Mengamati Kompetitor yang sudah Ada

5 Teknik Mengintip Pergerakan Kompetitor Bisnis Anda

Ketika Anda memikirkan peluang usaha tertentu, maka Anda perlu melihat kompetitor yang sudah ada. Mengamati kompetitor tidak hanya berguna untuk menjadi benchmark Anda untuk menghadirkan sesuatu yang lebih baik. Namun lebih dari itu, dengan melihat bagaimana perjuangan kompetitor, maka Anda dapat melihat apakah bisnis tersebut menjanjikan atau tidak.

4. Mempelajari Kebiasaan Calon Target Pasar atau Konsumen

Ubah Kebiasaan Boros dengan 3 Cara Ini

Tidak hanya memahami apa yang disukai oleh calon konsumen, namun Anda juga perlu mempelajari kebiasaan mereka. Kebiasaan yang dimaksud adalah bagaimana perilaku mereka saat dihadapkan dengan produk tertentu. Kemudian, bagaimana mereka biasanya mencari produk tersebut dan lain sebagainya. Dengan memahami kebiasaan calon target pasar atau konsumen, maka Anda dapat menawarkan produk atau jasa dengan menerapkan strategi dan teknik promosi yang tepat.

5. Mengasumsikan Modal dan Profil yang Akan Dihasilkan

Brainstorming yang Dapat Memompa Ide Hingga ke Akar

Selanjutnya, Anda harus membuat perhitungan awal mengenai modal yang perlu Anda siapkan untuk menjalankan bisnis. Kemudian, Anda juga perlu memprediksi profit yang akan Anda hasilkan dari bisnis tersebut. Perhitungan modal yang diperlukan mencakup modal produksi, promosi, dan beberapa biaya operasional lainnya terkait pengembangan bisnis Anda. Sementara itu, profit dapat Anda hitung berdasarkan semua sumber pemasukan yang akan Anda terima. Anda dapat menghitung kedua perhitungan tersebut, lalu memperkirakan rentang waktu yang Anda butuhkan untuk bisa balik modal dan kemudian menghasilkan keuntungan.

6. Membuat Business Plan

Comprar Business plan free course - write a business plan like a professional - Microsoft Store es-ES

Semua prediksi yang sudah dijelaskan di atas selanjutnya dapat Anda tuangkan di business plan. Dengan begitu, Anda akan memiliki prediksi secara lebih terstruktur. Jika Anda memiliki partner atau calon investor, business plan tersebut akan sangat membantu Anda untuk menambah modal usaha. Melalui business plan, baik partner maupun calon investor akan lebih percaya dalam memberikan suntikan dana karena paham dengan ide bisnis Anda.

How I Interact and Collaborate with Other Roles as a UX Design Intern at Google | by Sophia Chiu | Google Design | Medium

 

Menjalankan sebuah usaha memang dapat mendatangkan banyak keuntungan jika sukses. Tetapi nyatanya menjalankan peluang bisnis tidak semudah yang dibayangkan. Sebab menjalankan sebuah usaha atau bisnis bukanlah hal yang dapat dicapai dengan cara yang instan. Namun dibutuhkan perjuangan dan tahapan-tahapan tertentu untuk dapat menuai kejayaan dalam bisnis.

5 Cara Menunjukkan Apresiasi kepada Karyawan - Uprint.id

Rata-rata, bisnis akan mulai mengalami waktu kritis pada tahun kedua hingga ketiga. Biasanya, yang menjadi alasan utamanya sederhana, yaitu karena tidak bisa mempertahankan pelanggan dan tidak bisa bersaing dengan bisnis-bisnis baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, saat memilih sektor bisnis, Anda dituntut untuk ekstra cermat agar bisnis yang dipilih bisa terus bertahan lama. Pilihlah sektor bisnis yang menjanjikan di masa depan agar bisnis Anda tidak hanya meraup keuntungan untuk sesaat. Tetapi juga bisa meraup keuntungan dalam waktu yang lama.

Mata Kuliah-Mata Kuliah dalam Jurusan Bisnis Manajemen | Peluang Bisnis Terbaru, Sumber Informasi Terpercaya

 

Selanjutnya, selalu amati sektor bisnis Anda. Mengikuti perkembangan jaman dan tentunya mengamati pasar akan sangat membantu bisnis Anda. Dengan semakin banyaknya kompetitor dalam sektor bisnis Anda, ini akan memberikan peluang yang lebi besar kepada usaha Anda untuk semakin memahami pasar Anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *